Lagu Yang Cocok Untuk Video Jalan Jalan

Banyak tempat yang sudah saya kunjungi beberapa tahun terakhir. Memori akan tempat-tempat tersebut selalu bercokol dengan ingatan meskipun harus dibantu dengan tulisan, foto, maupun lagu. Ya, pernahkah kamu mendengar satu lagu dan otak yang pas pasan itu langsung
traveling back in fourth dimension

dimana kamu melakukan sebuah perjalanan? Saya pernah. Sering lebih tepatnya.

Jika perjalanan kita merupakan sebuah gambar-gambar besar yang dipantulkan oleh layar kehidupan, maka kita juga butuh soundtrack dalam perjalanan itu kan? Makanya saya buat list
Superlative 14 Travel Songs
ini yang berkaitan antara
lagu dan momen
. Masih banyak sih lagu traveling yang menurut saya cuco untuk nemenin kamu dan kamu jalan-jalan. Tapi fourteen lagu traveling ini dulu deh ya.. Lumayan nambah-nambah playlist di Ipod atau HP kamu yang anti goresnya udah ngelopek itu.

1. Alan Parsons Projection – Days Are Numbers

Petikan gitar di awal lagu semacam membangkitkan mood kamu, namun bukan tipe-tipe mood yang bersemangat dan ceria. Lebih ke mood untuk melakukan sesuatu yang kontemplatif dalam sebuah perjalanan.

Cocok didengar: Saat sudah beberapa hari di perjalanan keliling
Sulawesi
yang harusnya dilakukan berminggu-minggu, mulai ingat orang-orang rumah, dan orang-orang yang ada dalam hidup kamu. Pengen pulang aja tidur di kasur nan nyaman sambil sarapan makanan buatan Ibu yang selalu dan selalu enak. Namun atas nama harga diri seorang traveler, kamu harus kuat untuk tidak melihat ke belakang, terus mencari ke depan, untuk menemukan jati diri. *sadeeees*


Baca juga: Tiga Gradasi Warna Pantai Bara di Cosmos Bungalow

“The traveler awaits the morning time tide

He doesn’t know what’due south on the other side

But something deep within of him

Keeps telling him to go

He hasn’t found a reason to say no”

2. The Beatles – The Long and Winding Road

Lagu yang terdapat dalam album
Let It Be
ini seakan melempar kamu ke saat-saat di mana harus melakukan perjalanan darat di dalam Van yang panas, dengan pemandangan jalan lurus tak berkelok.

Cocok didengar:
Ketika traveling di dalam mobil carteran di sebuah jalanan yang panas berdebu menuju sebuah daerah di Kalimantan. Jendela dibuka, cuaca panas, namun semua itu tidak masalah karena orang yang kamu cintai duduk di sebelah dengan mengantuk dan menyenderkan kepalanya di bahumu.

“The long and winding road that leads to your door

Will never disappear

I’ve seen that road before information technology always leads me hither

Leads me to your door”

three. Ballads Of The Cliche – Snapshot of Serenity

Mungkin banyak yang belum pernah mendengar lagu dari Ballads of The Cliché, band Indonesia yang memiliki nil dan lirik yang manis. Salah satu lagu favorit saya ini mengingatkan akan perjalanan yang cerah saat matahari pada pukul 9 pagi sedikit menyilaukan mata dan sinarnya memantul dari lensa sunglassess kamu. Coba dengarkan di
SINI.

Cocok didengar:
Saat bermain air di pantai
Pulau Bintang
dengan teman-teman baik, sambil memakai bikini warna warni dan sunglassess berwarna kecoklatan dengan tawa membahana dan kamera antiair yang melambai-lambai di udara.

“Y’all and I like a summer breeze of northern sky


Oh do you still retrieve?


Wait exterior and hear the birds are singing merely for united states”

4. OMD – Walking On The Milky way

Backpackers yang sudah merasakan asam garam perjalanan wajib mendengarkan lagu ini sebagai pembangkit semangat yang terkadang luntur oleh kerasnya cercaan dari mereka yang menganggap mimpi kamu sebagai pepesan kosong.

Cocok didengar:
saat mengangkat haversack super besar itu kala road trip Jawa Bali, seraya melangkah naik kereta yang akan berangkat sambil mengembangkan senyum di wajah yang berkeringat.

“As time goes by reality

Destroys your hope and dignity

There’s null left but shadows on the wall

But just call back who you lot are

And where you’ve been yous’ve come up then far

And never e’er let them see you fall”

5. Chrisye – Merepih Alam

Salah satu lagu yang sedih-sedih enak ini sangat juara kelas untuk didengarkan saat traveling bersama banyak orang dan kamu tiba-tiba ingin duduk sendiri sambil diam dan menatap alam.

Cocok didengarkan:
Pagi hari, sendiri, saat semua orang masih tidur, di teras penginapan daerah
Garut
yang dingin dan sedikit berkabut. Akan lebih syahdu jika didengarkan sambil melihat view pegunungan, ditemani secangkir teh mint atau kopi lokal yang uap panasnya mengepul-ngepul dan meruap ke atas.


Baca juga: Garut: Tempatnya Wisata Belerang Sampe Kisut


“Kunanti fajar berkawan angin malam merindukan
Belaianmu oh asmara
oh … asmara
Insanmu menanggung rindu”

6. Tohpati feat Shakila – Lukisan Pagi

Indah dan menyejukkan. Dua kata yang sangat pas dalam menggambarkan lagu yang diiringi oleh petikan gitar Tohpati. Sangat enak didengarkan dengan egois dari pemutar suara yang memiliki kualitas speaker wahid, tanpa mempedulikan suara-suara di luar earphone kamu.

Cocok didengarkan:
Di sebuah kapal kecil dari
Wakatobi
yang penuh dengan penduduk setempat. Kamu duduk di samping jendela yang menampakkan sinar matahari pagi, memantul-mantul di atas air nan bening seakan menjanjikan bahwa hari itu akan baik-baik saja.


“Lihatlah warna pada cahaya
Menjadi lukisan pagi
Bukalah renda agar cahaya
Sinari damainya arti kehidupan”

7. The Cranberries – Free To Decide

Cranberries akan selalu ada di setiap pemutar lagu ataupun playlist saya di manapun. Lagu-lagunya yang tidak melulu bertitel cinta-cintaan makin tepat mengisi soundtrack perjalanan yang menyenangkan. Lagu ini pas berada di playlist kamu saat kamu ingin bebas menentukan arah tanpa harus mengingat-ingat pekerjaan atau tugas kuliah yang menumpuk.

Cocok didengarkan:
Dimana kamu melakukan solo traveling atau jalan berdua saja dengan sohib terdekat, sambil berlari-lari mengejar kapal di sebuah pelabuhan
Ambon
yang sudah mau berangkat. Meskipun hampir telat tapi tetap tertawa-tawa menyadari kekonyolan yang sudah kalian lakukan.

“Information technology’s not worth anything,


More than this at all

I’ll live as I choose,


Or I will non alive at all”

8. Lord Huron – Ends of The Globe

Pertama kali mendengar lagu ini, sontak kepala saya langsung membayangkan sebuah video traveling yang diedit rapih dengan tone yang hangat dan sedikit pudar ala-ala editor foto
VSCO. Entah dari mana awalnya saya mendengar Ends of The Earth, tiba-tiba saja sudah ada di Ipod dan menjadi lagu wajib putar ketika saya melakukan sebuah perjalanan.

Cocok didengarkan:
Di atas jeep yang sedikit bergoyang ketika ingin berangkat ke puncak Bromo melihat sunrise yang digadang-gadang sebagai salah satu momen sunrise tercantik di Indonesia.

“Oh, in that location’s a river that winds on forever

I’k gonna see where it leads

Oh, at that place’due south a mountain that no man has mounted

I’one thousand gonna stand up on the acme”

9. Barong (Anda Wardhana) – Pulang Kampung

Pernah mendengarkan lagu-lagu dari penyanyi ini? Barong adalah satu dari sedikit musisi kita yang
concern
dengan kearifan lokal dan segala bunyi-bunyian yang dihasilkan secara natural oleh alam Indonesia. Dan lagu ini merupakan lagu favorit saya di antara beberapa karyanya yang ada di pemutar lagu saya. Dengarkan baik-baik saat suara penyanyi perempuan masuk di tengah-tengah lagu. Magis rasanya.

Cocok didengarkan:
Saat pulang kampung, ketika kampung kamu adalah sebetul-betulnya kampung yang memiliki sawah terhampar luas. Benar-benar cocok saya dengarkan untuk pulang kampung ke daerah Takalala, daerah yang dapat ditempuh selama 3 jam dari
Makassar. Ada sawah, ada gunung, ada kakek yang sedang memberi makan itik-itik peliharaannya, dan ada juga nenek yang sedang membakar kue dengan oven lawasnya sambil menunggu kedatangan sang cucu tersayang. 🙂

“Sawah terhampar maha luas

Dia memanggilku..

Wangi tanah berpeluk hujan

Dia menungguku..”

ten. Tatsuro Yamashita – Rainy Walk

Musisi Jepang memang jenius dalam menciptakan lagu-lagu yang ciamik, apalagi dalam genre jazz. Meskipun harus saya akui, untuk departemen vokal orang-orang ini kalah dengan suara-suara penyanyi Indonesia. Tapi saking jagonya mereka menciptakan lagu, kadang suara jadi nomer ke sekian setelah lagunya yang enak. Dan lagu asyik Tatsuro Yamashita dari album Moonglow di tahun 1979 ini seperti mengamini hal tersebut.

Cocok didengar:
Saat perjalanan di Singapura yang tidak ambisius, kamu mau jalan-jalan sendiri namun hujan gerimis. Jas hujan berwarna bening transparan andalan langsung diraih sambil tetap turun dari penginapan untuk melihat-lihat kota yang sedikit gloomy namun tetap teratur.

“Rainy Walk, Rainy Walk

Silver Rainy Walk, Rainy Walk”

11. Hotma Roni – Ke Sana

Entah kenapa sisi sentimentil saya selalu tersentil setiap mendengar lagu dari vokalis Bladder ini. Seakan-akan diri ini tertarik ke sebuah titik yang lebih damai, yang lebih nyaman, yang lebih tenang.

Cocok didengar:
Ketika berada di atas sebuah perahu yang hanya bisa dimuat oleh empat orang, menuju ke laut lepas
teluk Kiluan
di pagi hari untuk melihat lumba-lumba meloncat-loncat dengan groundwork sunrise yang naik ke atas langit dengan malu-malu.

“Ke sana.. tempat hangat pelukan

yang south’lalu kau simpan

‘tuk yang merindukanmu

ku menuju”

12. Pet Shop Boys – Go West

Pet Store Boys adalah sebuah anomali. Terkadang lagunya bikin hepi sampe bikin super hepi, namun ketika lagunya sedih, bisa bikin sedih yang terpuruk. Nah, lagu Go West ini adalah si alternatif pertama, yang membuat saya selalu bahagia untuk mendengarnya dan semangat jadi membuncah. Wajib ditaro di kotak kecil pemutar lagu kamu.

Cocok didengar:
Untuk perjalanan yang butuh semangat sambil menggowes sepeda sewaan. Seperti misalnya saja saat pasangan kamu memberi hadiah kejutan trip sepedaan dari Kintamani hingga Ubud. Gowes 40 km dengan expedition yang naik turun? Siapa yang mampu menolak?

“(Go West) Life is peaceful there

(Become West) In the open air

(Go West) Where the skies are blue

(Get Westward) This is what we’re gonna do”

13. The Trees and The Wild – Malino

Aaaah, suara-suara lembut sang vokalis ditambah petikan gitar nan harmonis sangat menunjang seluruh variabel dalam lagu. Belum lagi liriknya yang tidak biasa membuat lagu Malino wajib masuk dalam playlist saat traveling.

Cocok didengar:
Di perjalanan menuju sebuah air terjun yang besar dan megah di kaki gunung Rinjani, saat sedikit gerimis menyertai dan suara-suara makhluk hutan merasuk kuping dan jiwa.

“Mari rasuk, merasuk

Bila kau rindu,

Aku ‘kan datang segera”

fourteen. 3rd & Union – My Love

Lagu ini maniiiis banget. Dinyanyikan duet oleh seorang cewek dan cowok. Saking manisnya saya sampai curiga, jangan-jangan lagu ini terbuat dari gula curah ilegal? Sedikit indie, tapi hampir bisa saya pastikan kalau mayoritas dari kamu akan jatuh cinta dengan lagu ini dari pertama kali mendengarnya.

Cocok didengarkan: Saat melepaskan lampion bersama-sama ratusan orang di
Borobudur ketika Waisak.
Sambil
brand a wish
di dalam hati, kamu pun tersenyum ke arah pasangan kamu di sebelah yang sedang menutup matanya seraya berdoa untuk hubungan kalian berdua. Tuh kan, manis banget sampe-sampe gigi saya cenat cenut.

“Oh, I know that this route is long

Sometimes I get scared but I know Ill exist safe in your arms”


Itu dia 14 lagu traveling versi saya! Ngomong-ngomong cinta, tulisan ini dibikin secara gang bang oleh temen-temen
Travel Bloggers Indonesia
di hari Kasih Sayang. Tema yang kami pilih adalah 14 on fourteen. 14 Pilihan kamu di tanggal 14. Ini tulisan saya, dan tulisan teman-teman lain bisa kamu lihat di list ini. Jangan lupa komen dan mengunjungi mereka ya. Tebarkan cinta kasih di hari kasih sayang ini! Peace love en G4UL!

14 on xiv:

  1. Titiw
    – 14 lagu Momen Untuk Traveling
  2. Republic of ghana
    – fourteen Objek Wisata Menarik di Kalimantan Barat
  3. Arie
    – 14 Ragam Wisata Dari Tanah Kelahiran
  4. Astin
    – 14 Motif Tenun Dari Nusaa Tenggara
  5. Danan
    – xiv Alasan Mengunjungi Kerinci
  6. Fahmi Hiu
    – 14 Tempat Wisata Menarik di Dubai
  7. Dea
    – fourteen Things To Practice In Paris
  8. Wisnu
    – 14 Foto Romantis di Sekitar Kepulauan Komodo
  9. Nugi
    – fourteen Hal Yang Harus Kamu Tahu Tentang Semarang
  10. Yofangga– 14 Pic Inspirasi Perjalanan
  11. Titi
    – 14 Tempat Cantik untuk Natarajasana
  12. Bolang
    – xiv Senja Yang Bikin Kamu Galau
  13. Ridwan
    – xiv Barang Yang Sebaiknya Kamu Bawa Ketika Traveling
  14. Indri
    – 14 Tindak Tanduk Asyik di Wae Rebo
  15. Dansapar
    – 14 Hal Yang Manis dan Murah di Inggris
  16. Lenny
    – xiv Travel Selfies Effectually U.s.a.
  17. Bobby
    – fourteen SEO Basic Travel Blogging ala Virus Traveling
  18. Adlien
    – 14 Alasan kenapa harus Traveling Saat Muda
  19. Bulan
    – 14 Places I desire to Share with my Loved Ane
  20. Wira
    – 14 Tips Simpel agar Komposisi Foto makin Kece
  21. Olive
    – 14 Langkah Menikmati Perjalanan tak Biasa
  22. Indra
    – 14 Hal yang bisa dilakukan di Palangkaraya
  23. Badai
    – fourteen Hal Seru jalan bareng Traveler Dunia

Source: https://titiw.com/2015/02/14/14-lagu-momen-untuk-traveling/

Posted by: biggayread.com